Jumat, 09 Februari 2018

Cara Membuat Puisi yang Baik dan Benar

Langkah menciptakan sebuah karya puisi:
1) Kreatif
2) tingkatkan kualitas puisi
3) Jadikan puisi lebih hidup

cara menulis puisi

1. Kreatif
A. Gali Ide Mulai dari Anda Sendiri
Menulis puisi sering kali tercipta dari sebaris atau dua baris bait tulisan acak dan kadang tidak begfitu jelas. Tetapi selanjutnya anda harus bisa mencoba menambahkan dengan menulis kata atau kalimat yang berhubungan dengan kalimat acak tadi, yang lebih membesarkan maknanya atau hiperbola.

- Kunjungi beberapa tempat yang indah di sekitar anda. Pemandangan alami mungkin dapat menginspirasi anda untuk menulis beberapa baris, meskipun mungkin tidak sempurna.
- Tuliskan apapun kata atau kalimatdan frase yang muncul dikepala saat anda memikirkan ide tersebut. Biarlah mengalir apa adanya, tulis kalimat apapun yang muncul spontan.
B. Membaca dan Mendengarkan
- Carilah lirik lagu favorit anda dan baca lirik teresebut layaknya puisi. Dengan begitu, anda akan mendapat banyak ide untuk menciptakan puisi karya sendiri.
- Banyak puisi-puisi yang bisa langsung anda dengarkan saat ini. anda bisa mencarinya di internet atau membeli CD Mp3 khusus puisi di toko-toko buku. Perhatikan dan coba dengarkan dengan serius dan fokus.
C. Tema yang Cocok Menurut Anda
Memilih tema puisi yang sesuai dengan keinginan dan hasrat anda tentu saja akan memudahkan dalam penulisan puisi itu sendiri.
Ketika menulis dengan keinginan dan hasrat anda, coba pikirkan kenapa anda memilihnya dan kira-kira siapa saja orang yang akan membaca bahkan mendengar puisi dengan tema yang anda pilih.
D. Sesuaikan Gaya Puisi dengan Subjek Anda
Puisi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:
1. Puisi lama (puisi yang masih terikat dengan aturan-aturan), seperti jumlah kata, jumlah baris dan rima.
2. Puisi baru (bentuknya lebih bebas daripada puisi lama baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima)

Dalam menyesuiakan gaya puisi yang ingin anda ciptakan saat ini, sebagai penulis/ penyair puisi pemula, abaikan dulu semua aturan dan gaya serta jenis-jenis puisi yang anda sudah pelajari diatas.
- Menulis gaya bebas sesuai yang diinginkan dan anda pikirkan.
- Bentuk puisi terbaik umumnya akan terwujud sendiri saat proses penulisan.
2. Tingkatkan Kualitas Puisi
A. Pilih Kata-Kata yang Tepat
- Lakukan pemisahan kata-kata yang dianggap kurang penting. Lalu ambil kata yang mengandung makna puisi lebih mendalam. Pilihlah kata tersebut dengan teliti. Perbedaan antara kata yang berbunyi sama atau sinonim dapat mengarah pada permainan kata yang lebih menarik.
- Gabungkan beberapa kata hasil seleksi tersebut. Gabungkan hingga menjadi kalimat yang sempurna. Pisahkan lagi kata yang tidak terpakai lalu tambahkan lagi kata-kata yang lain jika ada kalimat yang menurut anda kurang enak dibaca.
B. Gambar dan Deskripsi Sebagai Tambahan Kekuatan
Puisi yang berkualitas tidak hanya memberikan imajinasinya terhadap pembaca, namun dapat menyajikan lebih dari itu. Menggambar dengan lebih jelas merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Tunjukan kepada pembaca dan pendengar apa yang anda ingin sampaikan lewat puisi teresebut.

Perhatikan bait puisi berikut!

Ketika sinar mentari sepi dan mulai memudar
Saat isyaratmu, dedaunan..
Siang seperti hendak tenggelam
Wahai lembayung senja, apakah malam segera menjemput?

Kata "sepi dan kian memudar" memberikan kekuatan rasa sehingga menimbulkan reaksi bagi pembaca dan imajinasi tentang pengalaman yang pernah terjadi dalam hidup mereka. Mereka akan benar-benar merasakan saat matahari mulai tenggelam dan pesonanya yang begitu indah.
Hal abstrak sering kali menjadi senjata dalam menulis puisi. Perasaan cinta, dendam, kebencian. kebahagiaan dan keindahan merupakan hal abstrak yang selalu dimasukan dalam puisi.

Menambahkan keindahan abstrak dengan gambaran nyata pada puisi akan menjadi solusi mengenai hal ini sehingga akan memicu emosi pembaca.

Kata "dedaunan" akan memberi gambaran lebih nyata kepada pembaca. Anda juga dapat menambahkan kata yang lain seperti, bunga mawar, ikan hiu atau misalnya api yang berderak.
C. Berikan Pesan dan Kesan di Akhir Puisi
Kesan yang mendalam akan selalu diingat dan sesuatu yang dapat memicu reaksi emosional. Beri pembaca anda bahan pemikiran, sesuatu untuk direnungkan setelah membaca puisi anda.

Desaku

Senin, 13 November 2017

Cara membuat slime

Slime adalah suatu mainan anak-anak, yang memiliki bentuk dan tekstur cairan kenyal serta agak lengket, tekstur slime mirip permen karet yang sering kamu kunyah, bahan untuk membuatnya dari berbagai jenis seperti lem, shampo, sunligh, tepung kanji atau bahan lainnya dengan berbagai variasi warna cerah yang bisa dipilih sesuai kesukaan anak-anak.
Nah di bawah ini berikan totorial atau langkah-langkah dalam pembuatan slime bersama dengan bahan yang berbeda.
1) Slime Biasa

Gambar terkait
Bahan:
- Lem povinal(bisa pakai merk apa
saja,asal clear glue)
- Bedak tabur
- Shampoo
- Pewarna(boleh pakai/enggak)
- Slime ACT/tetes mata/gom

Cara membuat:
1. Masukan lem ke
dalam wadah.
2. Masukan
shampoo dan aduk.
3. Masukan bedak, dan aduk
hingga benar benar rata.
4. Setelah itu bisa diberikan
pewarna dan aduk hingga
warna tercampur rata.
5. Lalu bisa diberikan slime
act dan aduk hingga
menggumpal.

2) Clear Slime
Slime yang tembus pandang (transparan)

Gambar terkait

Bahan:
1. Lem (bisa pakai merk apa saja)
2. Garam
3. Air hangat
4. Gom/borax (bisa beli di apotik terdekat)
5. Slime activetor

Cara membuat:
1. Masukan lem ke wadah
2. Masukan garam sedikit saja(jangan di aduk dulu)
3. Masukan air hangat ke dalam wadah lalu aduk hingga garamnya larut.
Keempat masukan gom/borax ke dalam wadah 2-3 tetes(sampai sedikit menggumpal)
5. Masukan slime activetor ke dalam wadah 1-2 tetes(sampai dapat membersihkan wadah)

3) Barell O' Slime
Slime yang kalau dipukul akan seperti air yang bergoyang.
Hasil gambar untuk gambar barrel o slime

Bahan:
- Lem bening (povinal/ kenko/ gluvinal)
- Air
- Pewarna
- Baby oil
- Slime ACT(harus yg dari gom)

Cara membuat:
1. Masukan lem ke wadah.
2. Masukan air, airnya harus lebih
banyak.
3. Masukan pewarna,aduk
sampai warna tercampur rata.
4. Masukan baby oil,aduk lagi.
5. Lalu masukan slime ACT dan aduk
sampai menggumpal.

4) Milky Slime

Hasil gambar untuk gambar milky slime

Bahan:
- Clear glue
- Sabun cair
- Foam
- Body lotiont
- Slime act
- Baby oil 2
Cara membuat:
1. Masukan clear glue.
2. Masukan body lotiontnya,aduk
hingga benar benar rata.
3. Masukan foamnya,aduk rata lagi.
4. Sekarang kalian bisa masukan sabun cairnya (disarankan sekali untuk pakai biore)dan aduk sampai rata.
5. Berikan slime actnya jangan terlalu banyak,aduk hingga menggumpal.
6. Jika sudah menggumpal bisa diberikan baby oil dan aduk hingga slime tidak lengket di tangan.

5) Jelly Slime
Gambar terkait
Bahan:
- Clear glue
- Air putih
- Pewarna(boleh pakai/ engga)
- Parfum
- Slime ACT(harus yang dengan gom)

Cara Membuat:
1. Tuangkan clear glue ke wadah.
2. Berikan air putih dan aduk
sampai lem menjadi cair.
3. Masukan parfum dan pewarna,
aduk rata lagi.
4. Terakhir masukan
slime ACT dan aduk hingga menjadi
jelly slime.

6) Foam Slime

Gambar terkait

Bahan:
- Clear Glue
- Sabun Cair
- Foam
- Slime ACT

Cara Mmembuat:
1. Masukan clear glue ke wadah
2. Masukan sabun cair, aduk sampai rata
3. Masukan foam, aduk rata lagi
4. Masukan slime ACT dan aduk hingga menggumpal
5. Jika masih lengket bisa tambah baby oil

7. Milky Foam Slime

Gambar terkait

Bahan:
- Clear glue/ white glue
- Sabun cair
- Foam
- Bedak tabur
- Downy/ molto (agar lebih tahan lama)
- Slime ACT

Cara Membuat:
1. Masukan lem ke wadah
2. Masukan downy, aduk rata
3. Masukan sabun cair, foam, dan bedak tabur sekaligus, aduk rata
4. Masukan slime ACT, aduk sampai menggumpal

Sabtu, 11 November 2017

Hari Puisi Dunia


Hasil gambar untuk hari puisi sedunia

“Puisi ialah sebuah jendela, membuatmu takjub terhadap keragaman kemanusiaan.” Kalimat itu disampaikan Direktur Jenderal Unesco, Irina Bokova untuk peringatan Hari Puisi Sedunia 2017. 21 Maret selalu diperingati sebagai Hari Puisi Dunia sejak ketetapan Unesco tahun 1999 di Paris, Perancis.

Gambar terkait

UNESCO itu sendiri adalah sebuah organisasi di tingkat dunia yang bergerak di bidang pendidikan, kebudayaan serta mendukung adanya perdamaian di dunia. Hingga saat ini, UNESCO mengungkapkan bahwa kebutuhan estetika merupakan kebutuhan manusia dan puisi dapat memenuhi kebutuhan ini.
UNESCO memiliki anggota 191 Negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Perancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa lembaga.
Peringatan Hari Puisi Dunia pertama kali dirayakan pada tahun 2000. Tak hanya itu, dipilihnya tanggal 21 Maret yang disaat bersamaan juga dirayakan sebagai Hari Penghapusan Diskriminasi Ras dianggap sebagai ide yang baik.

Tujuan dari peringatan hari puisi sedunia, menurut PBB adalah untuk melestarikan tradisi puisi terutama yang berkembang dalam tradisi lisan. Selain itu juga untuk meningkatkan minat dan pengajaran puisi, untuk memperbaiki kolaborasi antara puisi dengan berbagai bentuk seni lain seperti teater, tarian, musik dan lukisan, serta untuk mendukung penerbitan-penerbitan puisi di berbagai media.
Lebih dari itu, tujuan utamanya tak lain agar puisi tidak dianggap sebagai bentuk seni yang usang, tapi masyarakat dapat merayakan kehadirannya dan menangkap pesan-pesan dari setiap puisi.

Berikut adalah vidio komunitas muda memperingati hari puisi se-dunia


Senin, 30 Oktober 2017

Membaca puisi

Membaca puisi merupakan salah satu bentuk memberikan apresiasi pada karya sastra. Tujuan mengapresiaisi karya sastra (puisi) tidak sekedar membuat puisi itu jadi indah dan bisa dinikmati banyak orang melainkan juga memberikan puisi itu jadi bermakna dan berarti. Oleh karena itu dalam proses pembacaan puisi tidak hanya dibutuhkan penjiwaan serta ekspresi yang mengena, melainkan juga volume suara yang meliputi lafal, nada, tekanan dan intonasi yang tepat. Lafal atau pelafalan merupakan salah satu bentuk ketepatan mengucapkan kata yang tepat dan benar tanpa ada unsur kedaerahan yang mempengaruhinya. Dengan begitu anda dapat membaca puisi dengan ekspresi yang tepat.

Teknik dan Cara Membaca Puisi
Membaca puisi untuk orang lain pada dasasrnya sama dengan mengkonkretkan sebuah puisi, baik dalam bentuk audio maupun visual. Pembacaaan demikian disebut deklamasi. Deklamasi akan melibatkan unsur pembaca, pendengar, dan puisi yang dibaca. Pembaca memiliki peran yang sangat dominan dalam menghidupkan puisi agar dapat dinikmati pendengar. Maka dari itu, dalam membaca ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti, alat ucap, faktor kebahasaan, dan faktor-faktor non kebahasaan. Dengan menguasai ketiga faktor tersebut akan memudahkan dalam berdeklamasi.

1. Pelafalan
Pelafalan adalah suatu proses atau usaha  untuk mengucapkan bunyi bahasa, baik itu suku kata, kata, frasa, ataupun kalimat sesuai dengan jiwa dan tema puisi.

2. Intonasi
Intonasi adalah penyajian tinggi rendah irama puisi dengan memperhatikan jenis-jenis tekanan, seperti tekanan dinamik, tekanan nada, dan tekanan tempo. Simak penjelasannya di bawah ini.
a. Tekanan Dinamik
Tekanan dinamik, yaitu tekanan pada kata yang terpenting menjadi sari kalimat atau bait puisi.
b. Tekanan Nada
Tekanan nada, adalah tekanan tinggi rendah, perasaan girang, gembira, marah, sedih, gundah, galau, dan suasana hati lainnya.
c. Tekanan Tempo
Tekanan tempo, yaitu lambat atau cepatnya pengucapan suku kata atau kalimat.

3. Faktor Non Kebahasaan
Faktor non kebahasaan atau ekspresi terbagi menjadi beberapa hal antara lain:
a. Sikap
Sikap merupakan kunci kesuksesan membaca puisi dihadapan orang, maka dari itu diperlukan penguasaan sikap yang sempurna oleh pembaca. Selama membaca puisi, sebaiknya pembaca berusaha mendapatkan perhatian yang positif dari pendengar atau penonton. Hal yang harus dilakukan adalah sikap yang wajar dan ketenangan menghadapi orang lain. Untuk dapat menguasai dua hal tersebut, pembaca dituntut untuk berlatih dan menguasai puisi yang akan dibacakan secara matang agar ketika tampil tak akan gugup dan sikap yang ditunjukan dapat sempurna.
b. Gerak-gerik dan Mimik
Gerak gerik dan mimik adalah faktor yang penting dalam membaca puisi didepan orang banyak. Penggunaan gerak-gerik dalam pembacaan puisi dapat membangkitkan gairah pendengar untuk mendengarkan puisi yang anda bawakan. Selain itu penggunaan mimik yang tepat sesuai dengan tema puisi juga haruslah dilakukan dengan baik agar seolah-olah pembaca ikut mengalami dan merasakan apa yang terdapat di dalam puisi yang dibacakan. Oleh karena itu, pembaca dituntut untuk memahami materi puisi dan mendalaminya dengan sungguh-sungguh agar mimik yang didapatkan bisa sempurna.
c. Volume Suara
Volume suara yang digunakan sebaiknya menyesuaikan tempat dan jumlah perkiraan jumlah pendengar. Jika pembacaan puisi dilakukan di tempat yang terbuka maka sebaiknya volume suara lebih lantang dan jika pembacaan puisi di dalam ruangan volume suara harus menyesuaikan luas tempat agar pendengar dapat nyaman mendengarkan puisi yang anda bacakan. Untuk pementasan puisi saat ini sangat banyak menggunakan pengeras suara atau mic. Maka dari itu pembaca puisi juga harus menguasai teknik penggunaan mic agar suara yang dihasilkan tidak sumbang, tidak terlalu pelan ataupun tidak terlalu keras.
d. Kelancaran dan Kecepatan
Kelancaran dan kecepatan sangat mempengaruhi pendengar dalam menikmati puisi yang dibawakan. Kedua hal tersebut harus benar-benar dicermati agar pendengar dapat menikmati puisi yang dibacakan dengan baik serta pesan yang ada di dalam puisi juga dapat tersampaikan. Kelancaran membaca puisi erat kaitannya dengan latihan, karena hanya dengan latihan maka akan didapatkan kelancaran membaca yang baik. Selain itu kecepatan membaca juga harus diperhatikan, apabila kecepatan membaca puisi terlalu cepat maka pendengar akan sulit memahami isi puisi dan jika terlalu lambat juga akan membuat pendengar jenuh.

Berikut adalah vidio tips membaca puisi


Berikut adalah contoh membaca puisi dengan baik dan benar



Cara Membuat Puisi yang Baik dan Benar

Langkah menciptakan sebuah karya puisi: 1) Kreatif 2) tingkatkan kualitas puisi 3) Jadikan puisi lebih hidup 1. Kreatif A. Gali Ide ...